Pedoman Penulisan Artikel Kalam Practica

Pedoman Penulisan Artikel Kalam Practica

Kalam Practica membuka kesempatan bagi penulis, peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, dosen, dan profesional untuk mengirimkan artikel berbasis pengetahuan, pengalaman, dan bukti ilmiah.

Kami menerima tulisan yang membahas isu-isu penting dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan akademik, sosial, humaniora, kebijakan, bisnis, komunikasi, teknologi, kesehatan, dan bidang keilmuan lain yang relevan dengan kebutuhan pembaca.

Halaman ini disusun sebagai pedoman bagi calon kontributor agar tulisan yang dikirim lebih sesuai dengan standar editorial Kalam Practica.

Tujuan Tulisan

Artikel yang diterbitkan di Kalam Practica diharapkan tidak hanya informatif, tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Kami mengutamakan tulisan yang mampu menjawab masalah nyata, memberi penjelasan yang jernih, dan membantu pembaca mengambil keputusan atau memahami suatu topik dengan lebih baik.

Kami mendorong penulis untuk membuat artikel yang based on evidence, yaitu tulisan yang tidak hanya berisi opini pribadi, tetapi juga didukung oleh data, referensi, hasil penelitian, pengalaman profesional yang dapat dipertanggungjawabkan, atau contoh kasus yang relevan.

Tulisan boleh menggunakan gaya populer-akademik. Artinya pembahasan tetap berbobot, tetapi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca umum.

Jenis Tulisan yang Diterima

Kalam Practica menerima beberapa jenis tulisan, antara lain:

  1. Artikel edukatif, misalnya panduan menulis artikel ilmiah, cara memilih jurnal, atau tips menyusun proposal penelitian.
  2. Artikel opini berbasis data/Essay, yaitu opini yang didukung oleh referensi, temuan penelitian, atau pengalaman profesional.
  3. Artikel kajian singkat, berisi pembahasan suatu konsep, isu, kebijakan, atau fenomena tertentu.
  4. Artikel praktik baik, misalnya pengalaman mengelola kelas, membangun usaha, mengelola riset, atau menjalankan program sosial.
  5. Artikel reflektif-profesional, yaitu tulisan berdasarkan pengalaman penulis, tetapi tetap dikaitkan dengan literatur atau konteks yang lebih luas.
  6. Artikel ulasan, seperti ulasan buku, jurnal, laporan riset, kebijakan, atau tren keilmuan tertentu.

Tulisan tidak harus terlalu teknis. Namun, artikel harus memiliki gagasan yang jelas, struktur yang rapi, dan manfaat yang nyata bagi pembaca.

Ketentuan Umum Tulisan

Agar naskah mudah diproses oleh tim editor, penulis diharapkan mengikuti ketentuan berikut:

  • Panjang tulisan sekitar 500 sampai 1.500 kata.
  • Tulisan belum pernah dipublikasikan di media lain.
  • Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia yang jelas, rapi, dan mudah dipahami.
  • Judul sebaiknya spesifik, tidak terlalu panjang, dan mencerminkan isi tulisan.
  • Tulisan harus memiliki alur yang jelas, mulai dari pembuka, pembahasan utama, hingga penutup.
  • Artikel tidak mengandung plagiarisme, ujaran kebencian, SARA, pornografi, promosi berlebihan, atau informasi yang menyesatkan.
  • Jika menggunakan data, kutipan, teori, atau pendapat ahli, penulis wajib mencantumkan sumbernya.
  • Jika artikel memuat pengalaman pribadi atau studi kasus, penulis perlu menjaga etika, kerahasiaan, dan privasi pihak yang terlibat.

Kalam Practica berhak melakukan penyuntingan ringan pada tulisan, seperti memperbaiki ejaan, struktur kalimat, judul, subjudul, dan alur artikel, tanpa mengubah substansi utama tulisan.

Standar Evidence-Based Writing

Kami mendorong setiap penulis untuk menyusun artikel yang berbasis bukti. Dalam konteks Kalam Practica, tulisan berbasis bukti dapat berarti:

  1. Menggunakan referensi dari jurnal ilmiah, buku, laporan resmi, atau sumber kredibel.
  2. Menjelaskan argumen dengan data, bukan hanya asumsi.
  3. Memberikan contoh nyata agar pembaca lebih mudah memahami topik.
  4. Membedakan antara fakta, opini, dan pengalaman pribadi.
  5. Tidak membuat klaim berlebihan yang tidak dapat dibuktikan.
  6. Menyertakan tautan atau rujukan jika membahas informasi yang spesifik.

Contoh klaim yang kurang kuat:

“Banyak mahasiswa gagal menulis artikel karena tidak memahami jurnal.”

Contoh klaim yang lebih baik:

“Salah satu kendala yang sering dialami mahasiswa dalam publikasi ilmiah adalah kurangnya pemahaman tentang struktur artikel, pemilihan jurnal, dan proses revisi, ini dapat terlihat dari banyaknya naskah yang ditolak karena tidak sesuai dengan pedoman penulis atau ruang lingkup jurnal.”

Penulis tidak harus membuat artikel seperti jurnal akademik. Namun, tulisan tetap perlu menunjukkan dasar pengetahuan yang jelas.

Struktur Artikel yang Disarankan

Agar tulisan lebih mudah dibaca, penulis dapat menggunakan struktur berikut:

1. Judul

Judul sebaiknya langsung menggambarkan manfaat artikel.

Contoh:

  • Analisis proses pemetaan geospasial di perusahaan XYZ: Bukti dan Data Lapangan
  • Cara Memilih Jurnal yang Tepat untuk Artikel Ilmiah
  • Apakah praktisi bisa dan diperbolehkan penulis artikel akademik? Ini Jawabannya
  • Mengapa Penelitian Perlu Berbasis Data?
  • Tantangan Mahasiswa dalam Menulis Skripsi dan Cara Mengatasinya

2. Pembuka

Bagian pembuka menjelaskan masalah utama yang ingin dibahas. Hindari pembuka yang terlalu umum. Mulailah dari persoalan yang dekat dengan pembaca.

3. Pembahasan Utama

Bagian ini berisi penjelasan inti. Penulis dapat membaginya ke dalam beberapa subjudul agar artikel lebih rapi dan mudah dipindai.

4. Contoh atau Ilustrasi

Jika memungkinkan, tambahkan contoh kasus, ilustrasi sederhana, atau pengalaman yang relevan. Contoh membuat artikel lebih hidup dan mudah dipahami.

5. Penutup

Penutup berisi rangkuman singkat, pesan utama, atau rekomendasi praktis bagi pembaca.

Cara Mengirimkan Tulisan

Penulis dapat mengirimkan artikel melalui email editorial: editor@kalampractica.com

Gunakan format subjek email berikut:

Nama Lengkap_Afiliasi/Perusahaan_Bidang Keilmuan

Contoh:

Ahmad Fauzi_Universitas Indonesia_Pendidikan
Rina Kartika_PT Maju Bersama_Manajemen Bisnis
Dewi Lestari_Peneliti Independen_Sosial Humaniora

Dalam isi email tersebut, penulis dapat mencantumkan beberapa poin, misalnya:

  • nama lengkap;
  • afiliasi atau perusahaan;
  • bidang keilmuan atau kepakaran;
  • nomor WhatsApp aktif;
  • judul artikel;
  • file artikel dalam format .doc atau .docx;
  • akun profesional jika ada.

Pencantuman Profil dan Kredit Penulis

Kalam Practica menghargai karya dan identitas intelektual penulis. Setiap tulisan yang diterbitkan akan tetap mencantumkan nama penulis sebagai pemilik karya.

Penulis juga diperbolehkan mencantumkan akun profesional, seperti:

  • LinkedIn;
  • Google Scholar;
  • ORCID;
  • SINTA;
  • ResearchGate;
  • website pribadi;
  • portofolio profesional;
  • akun media sosial profesional.

Pencantuman akun profesional bersifat opsional. Jika ingin mencantumkannya, penulis dapat menyertakan tautan tersebut di bagian akhir email pengiriman naskah.

Contoh format biodata singkat:

Nama Penulis adalah dosen/peneliti/praktisi di bidang pendidikan dan publikasi ilmiah. Minat kajiannya meliputi metodologi penelitian, penulisan akademik, dan pengembangan literasi ilmiah. Profil profesional dapat dilihat melalui LinkedIn: [tautan akun].

Proses Seleksi dan Penyuntingan

Setiap artikel yang masuk akan dibaca oleh tim editor Kalam Practica. Editor akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti relevansi topik, kejelasan gagasan, kualitas argumentasi, keakuratan informasi, gaya bahasa, dan manfaat tulisan bagi pembaca.

Artikel yang diterima dapat langsung dijadwalkan untuk terbit atau dikembalikan kepada penulis untuk revisi. Artikel yang belum sesuai dapat ditolak dengan pertimbangan editorial.

Beberapa alasan umum artikel belum dapat diterbitkan antara lain:

  • topik tidak sesuai dengan pembaca Kalam Practica;
  • tulisan terlalu pendek atau terlalu panjang tanpa struktur yang jelas;
  • artikel terlalu promosi;
  • klaim tidak didukung bukti;
  • terdapat indikasi plagiarisme;
  • bahasa sulit dipahami;
  • sumber informasi tidak kredibel;
  • artikel pernah dipublikasikan di tempat lain.

Etika Penulisan

Penulis bertanggung jawab atas keaslian dan isi tulisan yang dikirimkan. Jika artikel menggunakan kutipan, data, gambar, tabel, atau pendapat pihak lain, penulis wajib mencantumkan sumber dengan benar.

Penulis juga perlu memastikan bahwa tulisan tidak melanggar hak cipta, privasi, dan etika akademik. Jika artikel membahas pengalaman kerja, kasus institusi, atau pihak tertentu, gunakan penyebutan yang etis dan tidak merugikan pihak lain.

Penutup

Kalam Practica membuka ruang bagi penulis dan peneliti untuk berbagi gagasan yang bermanfaat, berbasis bukti, dan mudah dipahami oleh pembaca luas. Kami percaya bahwa pengetahuan yang baik tidak hanya perlu ditulis, tetapi juga perlu disampaikan dengan jelas agar dapat memberi dampak.

Jika Anda memiliki tulisan yang relevan, kami mengundang Anda untuk mengirimkannya melalui email:

editor@kalampractica.com

Dengan format subjek:

Nama Lengkap_Afiliasi/Perusahaan_Bidang Keilmuan

Salam Publikasi
Editor Kalam Practica Media