
Bagian metode penelitian dalam jurnal ilmiah sering dianggap sederhana, padahal justru bagian inilah yang menentukan apakah sebuah penelitian bisa dipahami, diuji, dan direplikasi.
Cara menulis metode penelitian jurnal harus disusun secara jelas, runtut, dan spesifik. Pembaca tidak perlu menebak-nebak apa yang dilakukan peneliti, melainkan langsung melihat alur penelitian dari awal sampai akhir.
Metode yang baik tidak berisi teori umum yang panjang. Isinya adalah apa yang benar-benar dilakukan dalam penelitian: desain, lokasi, subjek, instrumen, prosedur, hingga teknik analisis data. Semakin jelas penulisannya, semakin kuat pula kredibilitas artikel ilmiah tersebut.
1. Tentukan Desain Penelitian
Langkah pertama adalah menjelaskan desain penelitian yang digunakan. Bagian ini menunjukkan pendekatan utama yang dipilih untuk menjawab rumusan masalah.
Beberapa desain yang umum digunakan antara lain:
- Kuantitatif, jika penelitian bertumpu pada angka, pengukuran, dan analisis statistik.
- Kualitatif, jika fokus penelitian adalah makna, proses, atau fenomena sosial.
- Mixed Methods, jika dua pendekatan digabungkan dalam satu penelitian.
- Eksperimental, jika peneliti melakukan perlakuan terhadap objek penelitian.
Tuliskan alasan pemilihan desain secara singkat. Tidak perlu berpanjang-panjang, cukup jelaskan mengapa desain tersebut paling sesuai dengan tujuan penelitian.
2. Jelaskan Waktu Dan Tempat Penelitian
Waktu dan tempat penelitian perlu dicantumkan agar pembaca memahami konteks pelaksanaan studi. Informasi ini juga membantu melihat kondisi yang mungkin memengaruhi hasil.
Bagian ini biasanya memuat:
- Bulan dan tahun penelitian dilakukan.
- Lokasi penelitian, seperti sekolah, laboratorium, perusahaan, atau wilayah tertentu.
- Kondisi khusus yang relevan dengan objek penelitian.
Kalau penelitian dilakukan secara daring, sebutkan juga platform atau media yang digunakan.
3. Uraikan Populasi Dan Sampel
Setelah desain dan lokasi dijelaskan, paparkan siapa atau apa yang menjadi subjek penelitian. Dalam artikel jurnal, bagian ini harus dibuat ringkas tetapi tetap spesifik.
Poin yang perlu dicantumkan:
- Populasi, yaitu keseluruhan objek yang menjadi sasaran penelitian.
- Sampel, yaitu bagian dari populasi yang benar-benar diteliti.
- Teknik sampling, misalnya random sampling, purposive sampling, atau total sampling.
- Jumlah sampel, beserta alasan pemilihannya.
- Kriteria inklusi dan eksklusi, bila penelitian memang memerlukannya.
Pembaca dapat menilai apakah sampel sudah mewakili populasi yang diteliti.
4. Jelaskan Instrumen Dan Bahan Yang Digunakan
Bagian ini berisi alat, media, formulir, perangkat lunak, atau instrumen lain yang dipakai dalam penelitian. Untuk penelitian kuantitatif, kuesioner, lembar observasi, tes, atau alat ukur harus dijelaskan dengan singkat namun jelas.
Yang perlu ditulis antara lain:
- Nama instrumen yang digunakan.
- Fungsi instrumen.
- Sumber instrumen, apakah disusun sendiri, diadaptasi, atau diambil dari penelitian sebelumnya.
- Uji validitas dan reliabilitas, jika relevan.
- Perangkat lunak yang digunakan untuk analisis data, seperti SPSS, SmartPLS, NVivo, atau Excel.
Jika penelitian menggunakan bahan tertentu di laboratorium, sebutkan bahan tersebut secara spesifik agar prosedurnya dapat dipahami dengan baik.
5. Tulis Prosedur Pengumpulan Data Secara Urut
Bagian prosedur harus menunjukkan alur kerja penelitian secara sistematis. Penulisan yang baik biasanya mengikuti urutan waktu pelaksanaan, bukan definisi umum dari buku metodologi.
Susunan yang bisa digunakan misalnya:
- Menyusun dan menyiapkan instrumen.
- Melakukan uji coba instrumen, jika diperlukan.
- Mengumpulkan data dari responden atau objek penelitian.
- Mengolah data awal.
- Memeriksa kelengkapan data.
- Menjalankan tahap analisis.
Kalau penelitian dilakukan di lapangan, jelaskan tahapan observasi, wawancara, eksperimen, atau distribusi kuesioner secara ringkas. Bila penelitian bersifat kualitatif, paparkan proses reduksi data, transkripsi, atau pencatatan lapangan secara jelas.
6. Uraikan Teknik Analisis Data
Bagian ini menunjukkan bagaimana data diolah setelah dikumpulkan. Penjelasannya harus sesuai dengan jenis penelitian.
Untuk penelitian kuantitatif, tuliskan:
- Uji statistik yang digunakan.
- Rumus atau metode analisis yang dipilih.
- Tingkat signifikansi, misalnya 0,05.
- Uji asumsi, jika diperlukan.
- Software yang digunakan dalam pengolahan data.
Untuk penelitian kualitatif, jelaskan:
- Proses reduksi data.
- Koding atau pengelompokan tema.
- Analisis tematik atau naratif.
- Cara penarikan kesimpulan.
Yang paling penting, teknik analisis harus cocok dengan tujuan penelitian. Jangan memakai metode statistik yang tidak mendukung rumusan masalah.
7. Gunakan Bahasa Yang Ringkas Dan Operasional
Banyak artikel jurnal gagal di bagian metode karena penulis terlalu banyak menjelaskan teori. Padahal, bagian ini justru harus operasional dan langsung pada tindakan penelitian.
Beberapa prinsip yang perlu dijaga:
- Gunakan kalimat yang jelas dan langsung.
- Hindari definisi panjang yang tidak perlu.
- Fokus pada apa yang dilakukan, bukan apa yang secara umum diketahui.
- Jangan mencampur metode dengan hasil atau pembahasan.
- Tulis seperlunya, tetapi tetap cukup rinci untuk direplikasi.
Kalau perlu, gunakan kalimat pasif untuk menjaga gaya ilmiah. Namun yang lebih penting adalah kejelasan, bukan sekadar bentuk kalimatnya.
8. Susun Metode Secara Konsisten Dengan Tujuan Penelitian
Metode yang baik selalu sejalan dengan tujuan dan rumusan masalah. Karena itu, sebelum menulis bagian ini, pastikan seluruh rancangan penelitian sudah konsisten sejak awal.
Periksa kembali hal-hal berikut:
- Apakah desain penelitian sudah sesuai?
- Apakah sampel yang dipilih relevan?
- Apakah instrumen mendukung pengumpulan data?
- Apakah prosedur sudah logis?
- Apakah teknik analisis sudah tepat?
Jika semua elemen saling terhubung, bagian metode akan terasa solid dan mudah dipahami reviewer.
Kesimpulan
Cara menulis metode penelitian jurnal yang baik adalah menuliskan apa yang benar-benar dilakukan dalam penelitian secara jelas, sistematis, dan dapat direplikasi. Bagian ini harus memuat desain penelitian, waktu dan tempat, populasi dan sampel, instrumen, prosedur pengumpulan data, serta teknik analisis data. Semakin spesifik dan rapi penyajiannya, semakin kuat pula kualitas artikel ilmiah yang dihasilkan.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
FAQ
Apa Isi Utama Bagian Metode Penelitian?
Isi utamanya meliputi desain penelitian, subjek atau sampel, instrumen, prosedur pengumpulan data, dan teknik analisis data.
Apakah Bagian Metode Harus Ditulis Panjang?
Tidak. Bagian metode cukup ringkas, tetapi harus cukup jelas agar penelitian dapat dipahami dan direplikasi.
Apakah Boleh Menulis Teori Umum Di Bagian Metode?
Sebaiknya tidak. Bagian metode fokus pada apa yang dilakukan dalam penelitian, bukan teori metodologi secara umum.
Apakah Kalimat Pasif Wajib Digunakan?
Tidak wajib, tetapi sering digunakan dalam penulisan ilmiah karena memberi kesan formal dan objektif.
Mengapa Teknik Analisis Data Harus Ditulis Jelas?
Karena teknik analisis menunjukkan cara data diolah dan menjadi dasar kesimpulan penelitian.
Referensi
- American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). American Psychological Association.
- Booth, W. C., Colomb, G. G., Williams, J. M., Bizup, J., & FitzGerald, W. T. (2016). The craft of research (4th ed.). University of Chicago Press.
- Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
- Day, R. A., & Gastel, B. (2012). How to write and publish a scientific paper (7th ed.). Cambridge University Press.
- Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.
- Hart, C. (2018). Doing a literature review: Releasing the research imagination (2nd ed.). SAGE Publications.
- Kumar, R. (2019). Research methodology: A step-by-step guide for beginners (5th ed.). SAGE Publications.
- Machi, L. A., & McEvoy, B. T. (2021). The literature review: Six steps to success (4th ed.). Corwin.
- Silvia, P. J. (2019). How to write a lot: A practical guide to productive academic writing (2nd ed.). American Psychological Association.
- Wallwork, A. (2016). English for writing research papers (2nd ed.). Springer.




