Contoh Penulisan Metode Penelitian Artikel Jurnal Per Jenis

Bagian metode penelitian merupakan salah satu komponen terpenting dalam artikel jurnal. Melalui bagian ini, penulis menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan sehingga hasil penelitian dapat dipahami, diuji, bahkan direplikasi oleh peneliti lain.

Metode yang ditulis dengan baik akan meningkatkan kredibilitas penelitian sekaligus memudahkan reviewer dalam mengevaluasi kualitas naskah.

Banyak penulis pemula masih bingung ketika menyusun bagian metode, sebelumnya kita sudah membahas Cara Menulis Metode Penelitian Jurnal, lalu kita lanjut lagi membahasa beberapa contoh metode penelitian artikel jurnal berdasarkan pendekatan penelitian yang paling umum digunakan.

1. Contoh Metode Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif digunakan ketika penelitian bertujuan menguji hipotesis, mengukur hubungan antarvariabel, atau menganalisis data dalam bentuk angka.

Bagian metode biasanya mencakup:

  1. Desain penelitian.
  2. Lokasi dan waktu penelitian.
  3. Populasi dan sampel.
  4. Teknik pengambilan sampel.
  5. Instrumen penelitian.
  6. Teknik pengumpulan data.
  7. Teknik analisis data.

Contoh Penulisan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2026 di salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia. Populasi penelitian berjumlah 420 mahasiswa, sedangkan sampel sebanyak 205 responden ditentukan menggunakan teknik proportionate random sampling.

Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 29 dengan tingkat signifikansi 5%.

2. Contoh Metode Kualitatif

Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena, pengalaman, perilaku, maupun makna yang muncul dalam suatu konteks tertentu.

Komponen yang umumnya dijelaskan meliputi:

  1. Pendekatan penelitian.
  2. Lokasi penelitian.
  3. Informan penelitian.
  4. Teknik pengumpulan data.
  5. Teknik validasi data.
  6. Teknik analisis data.

Contoh Penulisan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman dan keterlibatan mereka dalam objek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode.

Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berulang hingga diperoleh interpretasi yang komprehensif.

3. Contoh Mixed Methods

Mixed methods menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap suatu permasalahan.

Bagian metode umumnya menjelaskan:

  1. Desain mixed methods yang digunakan.
  2. Tahapan penelitian.
  3. Teknik pengumpulan data kuantitatif.
  4. Teknik pengumpulan data kualitatif.
  5. Cara mengintegrasikan kedua jenis data.

Contoh Penulisan

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Tahap pertama dilakukan pengumpulan data kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 250 responden. Selanjutnya, dilakukan wawancara mendalam terhadap 15 partisipan yang dipilih berdasarkan hasil analisis kuantitatif. Integrasi data dilakukan pada tahap interpretasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terhadap hasil penelitian.

4. Kesalahan Umum Bagian Metode

Bagian metode sering menjadi salah satu penyebab artikel memperoleh revisi dari reviewer. Kesalahan tersebut umumnya terjadi karena informasi yang disampaikan kurang lengkap atau tidak konsisten dengan tujuan penelitian.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  1. Tidak menjelaskan desain penelitian secara jelas.
  2. Populasi dan sampel tidak dijelaskan secara rinci.
  3. Teknik sampling tidak disebutkan.
  4. Instrumen penelitian tidak dijelaskan.
  5. Teknik analisis data tidak sesuai dengan tujuan penelitian.
  6. Menjelaskan teori metodologi secara panjang lebar tanpa menjelaskan apa yang dilakukan dalam penelitian.
  7. Mencampurkan hasil penelitian ke dalam bagian metode.
  8. Tidak menjelaskan validitas dan reliabilitas instrumen pada penelitian kuantitatif.
  9. Tidak menjelaskan teknik validasi data pada penelitian kualitatif.
  10. Menggunakan istilah metodologi secara tidak konsisten.

Template Per Bidang

Struktur metode dapat disesuaikan dengan karakteristik bidang ilmu masing-masing.

Penelitian Pendidikan

  • Desain penelitian.
  • Subjek penelitian.
  • Instrumen pembelajaran.
  • Teknik pengumpulan data.
  • Uji validitas dan reliabilitas.
  • Analisis data.

Penelitian Teknik

  • Desain eksperimen.
  • Peralatan dan material.
  • Tahapan pengujian.
  • Variabel penelitian.
  • Teknik analisis hasil.

Penelitian Kesehatan

  • Jenis penelitian.
  • Lokasi penelitian.
  • Kriteria inklusi dan eksklusi.
  • Instrumen pengukuran.
  • Persetujuan etik.
  • Analisis statistik.

Penelitian Sosial

  • Pendekatan penelitian.
  • Informan penelitian.
  • Teknik wawancara.
  • Observasi.
  • Dokumentasi.
  • Analisis tematik.

Penelitian Bisnis Dan Manajemen

  • Model penelitian.
  • Populasi dan sampel.
  • Instrumen kuesioner.
  • Uji validitas.
  • Uji reliabilitas.
  • Analisis regresi, SEM, atau PLS-SEM.

Kesimpulan

Menyusun metode penelitian artikel jurnal tidak harus rumit, tapi yang terpenting penulis menjelaskan seluruh proses penelitian secara sistematis, mulai dari desain penelitian, subjek, instrumen, prosedur pengumpulan data, hingga teknik analisis data. Struktur yang jelas akan membantu pembaca memahami penelitian sekaligus meningkatkan kualitas artikel ketika memasuki proses review jurnal.

Bagaimana Cara Menghubungi Kami?

Scan the code

📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com

FAQ

Apa Tujuan Bagian Metode Dalam Artikel Jurnal?

Bagian metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan sehingga penelitian dapat dipahami, dievaluasi, dan direplikasi oleh peneliti lain.

Apakah Metode Penelitian Harus Ditulis Sangat Detail?

Ya, tetapi tetap proporsional. Informasi yang ditulis harus cukup untuk menjelaskan proses penelitian tanpa memasukkan pembahasan yang tidak relevan.

Apakah Setiap Bidang Memiliki Format Metode Yang Sama?

Tidak. Struktur dasarnya serupa, tetapi beberapa bidang memiliki komponen tambahan, misalnya persetujuan etik pada penelitian kesehatan atau spesifikasi alat pada penelitian teknik.

Kapan Validitas Dan Reliabilitas Dituliskan?

Umumnya pada penelitian kuantitatif yang menggunakan instrumen seperti kuesioner atau tes.

Apakah Mixed Methods Wajib Menggabungkan Data Kuantitatif Dan Kualitatif?

Ya. Mixed methods mengintegrasikan kedua pendekatan agar hasil penelitian lebih komprehensif.

Referensi

  1. American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). American Psychological Association.
  2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
  3. Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.
  4. Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage.
  5. Kumar, R. (2019). Research methodology: A step-by-step guide for beginners (5th ed.). SAGE Publications.
  6. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
  7. Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2019). Research methods for business students (8th ed.). Pearson.
  8. Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). Wiley.
  9. Wallwork, A. (2016). English for writing research papers (2nd ed.). Springer.
  10. Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.