Cara Menulis Daftar Pustaka IEEE

Cara Menulis Daftar Pustaka

IEEE Style banyak dipakai di bidang teknik, komputasi, dan elektronika. Ciri paling mudah dikenali adalah sistem penomorannya yang mengikuti urutan kemunculan sitasi di dalam teks.

Bagi sebagian penulis, gaya ini terasa lebih teknis daripada APA karena daftar pustakanya bergerak dari nomor, bukan dari nama penulis.

Kalam Practica Media menyarankan Anda menjaga urutan referensi sesuai kemunculan kutipan agar format IEEE tetap valid.

Ciri Utama IEEE

Di dalam teks, referensi memakai angka. Di daftar pustaka, identitas sumber ditulis singkat tetapi lengkap: penulis, judul, sumber, tahun, dan detail penerbitan.

Contoh IEEE

[1] J. Smith, Modern Signal Processing, 2nd ed. New York, NY, USA: TechPress, 2021.

Contoh ini memperlihatkan urutan yang khas pada IEEE: nomor, nama penulis, judul, edisi, lokasi, penerbit, dan tahun.

Ringkasan IEEE

ElemenCiri
NomorMewakili urutan sitasi
PenulisInisial di depan nama
JudulSering miring
Detail penerbitLokasi dan nama penerbit

Untuk rujukan lanjutan, Anda juga bisa memeriksa panduan resmi di IEEE Author Center serta membandingkannya dengan sumber editorial di Kalam Practica Media. Jika Anda sedang menyiapkan artikel jurnal, halaman Call for Paper juga relevan untuk dibaca.

Bagaimana Cara Menghubungi Kami?

Scan the code

📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com

FAQ

Apakah harus urut sesuai teks?

Ya, itu ciri utama IEEE.

Boleh pakai APA dan IEEE sekaligus?

Tidak untuk satu naskah yang sama.

Apakah angka referensi boleh diulang?

Bisa, selama merujuk sumber yang sama.