
MLA Style banyak dipakai di kajian bahasa, sastra, dan humaniora. Gaya ini memandang hubungan antara penulis, judul, dan medium secara cukup ketat, tetapi tetap nyaman dibaca.
Salah satu ciri penting MLA adalah fokus pada penulis dan judul, dengan format yang sedikit berbeda dari APA.
Kalam Practica Media merekomendasikan MLA untuk tulisan yang sering menekankan analisis teks dan interpretasi sumber.
Ciri Utama MLA
MLA umumnya menempatkan nama penulis terlebih dahulu, lalu judul sumber, lalu detail penerbitan. Di dalam teks, gaya ini memakai nama belakang penulis dan nomor halaman.
Contoh MLA
Smith, John. Understanding Modern Psychology. Basic Books, 2020.
Contoh tersebut menunjukkan pola MLA yang sederhana dan sangat umum digunakan dalam daftar karya yang dikutip.
Ringkasan MLA
| Elemen | Ciri |
|---|---|
| Penulis | Nama depan belakang |
| Judul | Dicetak miring |
| Penerbit | Setelah judul |
| Tahun | Diletakkan di akhir |
Untuk rujukan lanjutan, Anda juga bisa memeriksa panduan resmi di situs resmi MLA serta membandingkannya dengan sumber editorial di Kalam Practica Media. Jika Anda sedang menyiapkan artikel jurnal, halaman Call for Paper juga relevan untuk dibaca.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
FAQ
MLA cocok untuk bidang apa?
Sastra, bahasa, budaya, dan humaniora.
Apa pembeda paling jelas?
Pola penulisan karya dan kutipan dalam teks.
Apakah boleh campur dengan APA?
Tidak dianjurkan.




