
Chicago Style sering dipilih karena fleksibel dan punya dua varian utama: notes-bibliography serta author-date. Ini membuatnya cocok untuk tulisan sejarah, humaniora, dan sejumlah karya akademik lain.
Walau fleksibel, Chicago tetap menuntut kerapian ekstra karena format catatan kaki dan daftar pustakanya bisa berbeda tergantung varian yang dipakai.
Kalam Practica Media melihat Chicago sebagai gaya yang kuat saat Anda butuh detail sumber yang sangat rapi.
Apa yang Perlu Diingat
Tentukan dulu varian yang dipakai. Setelah itu, ikuti urutan unsur yang dituntut, termasuk judul, penerbit, kota penerbit pada versi tertentu, dan tanda baca.
Contoh Chicago
Smith, John. Understanding Modern Psychology. New York: Basic Books, 2020.
Contoh ini cocok untuk penulis yang ingin format daftar pustaka tampak formal, stabil, dan mudah dibaca.
Ringkasan Chicago
| Elemen | Catatan |
|---|---|
| Varian | Harus dipastikan terlebih dahulu |
| Penulis | Tulis sesuai pedoman |
| Judul | Dicetak miring |
| Penerbit | Diikuti lokasi pada beberapa versi |
Untuk rujukan lanjutan, Anda juga bisa memeriksa panduan resmi di Chicago Manual of Style serta membandingkannya dengan sumber editorial di Kalam Practica Media. Jika Anda sedang menyiapkan artikel jurnal, halaman Call for Paper juga relevan untuk dibaca.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
FAQ
Chicago punya lebih dari satu bentuk?
Ya, itu ciri yang paling penting.
Harus pakai catatan kaki?
Tergantung varian yang dipilih.
Bolehkah dipakai di skripsi?
Bisa, jika kampus memperbolehkan.




