
Jurnal dengan dua pengarang terlihat sederhana, tetapi penulis sering keliru pada tanda baca dan urutan nama. Masalah kecil seperti ampersand atau kata sambung bisa membuat sitasi terlihat tidak seragam.
Karena ada dua nama, Anda harus menuliskannya dengan urutan yang persis sesuai artikel asli. Jangan dibalik hanya karena salah satu penulis lebih terkenal.
Kalam Practica Media mengingatkan bahwa sitasi yang bersih justru muncul dari disiplin pada detail kecil.
Aturan Dasar Dua Penulis
Tulis nama kedua penulis sesuai urutan pada artikel, lalu tahun, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI jika tersedia.
Contoh Sitasi Jurnal Dua Penulis
Putra, A., & Sari, L. (2024). Collaborative writing and student confidence. Journal of Language Studies, 9(1), 33–48.
Contoh ini sudah cukup untuk menunjukkan format dua penulis yang paling aman dipakai di banyak gaya sitasi.
Ringkasan Dua Penulis
| Elemen | Catatan |
|---|---|
| Penulis pertama | Tetap di posisi pertama |
| Penulis kedua | Dipisahkan dengan tanda yang tepat |
| Tahun | Setelah nama penulis |
| Jurnal | Dicetak miring |
Untuk rujukan lanjutan, Anda juga bisa memeriksa panduan resmi di panduan artikel jurnal APA serta membandingkannya dengan sumber editorial di Kalam Practica Media. Jika Anda sedang menyiapkan artikel jurnal, halaman Call for Paper juga relevan untuk dibaca.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
FAQ
Apakah urutan penulis boleh diubah?
Tidak, ikuti urutan asli artikel.
Tanda sambungnya apa?
Ikuti gaya sitasi yang Anda pakai.
Jika nama depan lengkap boleh?
Umumnya cukup inisial untuk APA.




