
Semakin banyak penulis, semakin besar peluang format daftar pustaka menjadi berantakan. Tiga pengarang sering jadi titik di mana penulis mulai kehilangan konsistensi.
Untuk menjaga keterbacaan, Anda perlu mengikuti urutan nama yang benar dan menempatkan tanda pemisah dengan tepat.
Kalam Practica Media menilai tiga penulis sebagai kasus yang ideal untuk melatih ketelitian bibliografis.
Langkah Penulisan
Ambil urutan nama dari artikel asli, lalu tulis tahun, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI. Jangan mengganti urutan hanya karena dianggap lebih enak dibaca.
Contoh Sitasi Jurnal Tiga Penulis
Nugroho, I., Wulandari, T., & Hadi, R. (2023). Digital assessment literacy among teachers. International Journal of Education, 14(3), 77–92.
Contoh ini menunjukkan bahwa tiga penulis tetap bisa terlihat rapi jika urutannya dijaga sejak awal.
Ringkasan Tiga Penulis
| Elemen | Catatan |
|---|---|
| Urutan penulis | Harus sama dengan sumber asli |
| Tahun | Setelah nama penulis |
| Judul | Tetap mengikuti gaya yang dipakai |
| Detail jurnal | Volume, nomor, halaman |
Untuk rujukan lanjutan, Anda juga bisa memeriksa panduan resmi di panduan artikel jurnal APA serta membandingkannya dengan sumber editorial di Kalam Practica Media. Jika Anda sedang menyiapkan artikel jurnal, halaman Call for Paper juga relevan untuk dibaca.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
FAQ
Apakah semua nama ditulis penuh?
Tidak selalu; tergantung gaya sitasi.
Bagaimana kalau namanya sangat panjang?
Tetap tulis sesuai aturan gaya yang dipakai.
Perlu DOI atau tidak?
Jika tersedia, sangat dianjurkan.




