
Download Template Review Jurnal
Ingin menulis review jurnal dengan format yang lebih rapi?
Gunakan template review jurnal berikut agar identitas artikel, rumusan masalah, tujuan, metode, hasil, kekuatan, kelemahan, dan kesimpulan tersusun lebih sistematis. Yuk belajar bersama pelan-pelan!
Struktur review jurnal sebaiknya sederhana, tetapi lengkap. Jangan terlalu panjang jika tujuannya untuk tugas atau latihan akademik. Yang penting adalah pembaca bisa memahami artikel yang direview dan melihat penilaian reviewer.
Struktur Review Jurnal
1. Identitas Artikel
Bagian ini berisi informasi dasar artikel.
Tulis:
- judul artikel;
- nama penulis;
- nama jurnal;
- volume, nomor, halaman;
- tahun terbit;
- DOI atau URL jika ada;
- nama reviewer;
- tanggal review.
Contoh:
Judul artikel: Understanding digital transformation: A review and a research agenda
Penulis: Gregory Vial
Jurnal: The Journal of Strategic Information Systems
Tahun: 2019
Reviewer: Nama Anda
Tanggal review: 2026
2. Ringkasan Isi Artikel
Bagian ini menjelaskan isi utama artikel secara singkat. Fokus pada latar belakang, tujuan, metode, dan hasil utama.
Jangan menyalin abstrak mentah-mentah. Baca artikelnya, pahami isinya, lalu tulis ulang dengan bahasa sendiri.
3. Metode Penelitian
Jelaskan metode yang digunakan penulis artikel. Misalnya, apakah artikel menggunakan survei, eksperimen, studi kasus, literature review, systematic review, mixed method, atau analisis bibliometrik.
Bagian ini penting karena kualitas artikel sangat dipengaruhi oleh ketepatan metode.
4. Hasil dan Pembahasan
Tulis temuan utama artikel. Setelah itu, jelaskan apakah hasil tersebut menjawab tujuan penelitian.
Hindari menulis terlalu panjang. Fokus pada inti temuan dan kontribusinya.
5. Kekuatan Artikel
Bagian ini berisi sisi positif artikel. Misalnya, topiknya relevan, metodenya jelas, referensinya kuat, data lengkap, atau hasilnya punya kontribusi praktis.
6. Kelemahan Artikel
Kelemahan tidak perlu ditulis dengan nada menjatuhkan. Gunakan bahasa akademik dan tetap objektif.
Contoh:
Kelemahan artikel ini terletak pada keterbatasan konteks penelitian, sehingga hasilnya belum tentu dapat digeneralisasi pada semua jenis institusi.
7. Kesimpulan Review
Akhiri dengan penilaian singkat. Jelaskan apakah artikel layak dijadikan rujukan dan untuk topik apa artikel tersebut paling relevan.
Tabel Format Review Jurnal
Agar mudah digunakan, berikut format sederhana review jurnal.
| Bagian | Isi yang Ditulis |
|---|---|
| Identitas artikel | Judul, penulis, jurnal, volume, tahun, DOI/URL |
| Rumusan masalah | Masalah utama yang dibahas artikel |
| Tujuan penelitian | Tujuan atau fokus utama artikel |
| Metode | Desain penelitian, data, sampel, teknik analisis |
| Hasil | Temuan utama artikel |
| Kekuatan | Keunggulan artikel |
| Kelemahan | Keterbatasan artikel |
| Kesimpulan | Penilaian akhir reviewer |
| Referensi | Sitasi artikel yang direview |
Contoh Review Jurnal Internasional Level Scopus
1. Contoh Review Artikel PRISMA 2020 Statement
Judul Jurnal: The PRISMA 2020 Statement: An Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews
Jurnal: BMJ
Volume dan Halaman: Vol. 372, Article n71
Tahun: 2021
Penulis: Matthew J. Page, Joanne E. McKenzie, Patrick M. Bossuyt, Isabelle Boutron, Tammy C. Hoffmann, Cynthia D. Mulrow, dan kolega
Reviewer: Nama Reviewer
Tanggal Review: 15 Juni 2026
Penelitian ini membahas pembaruan pedoman PRISMA yang digunakan untuk pelaporan systematic review. Rumusan masalah dalam artikel ini berangkat dari kebutuhan akan pedoman pelaporan yang lebih jelas, transparan, dan sesuai dengan perkembangan metode kajian sistematis.
Tujuan utama artikel ini adalah memperbarui pedoman PRISMA 2009 menjadi PRISMA 2020 agar penulis systematic review dapat melaporkan proses pencarian, seleksi, analisis, dan sintesis literatur secara lebih lengkap. Artikel ini juga membantu pembaca dan reviewer menilai apakah sebuah systematic review sudah dilaporkan dengan baik.
Metode yang digunakan dalam artikel ini berbasis pengembangan pedoman pelaporan ilmiah. Penulis menyusun pembaruan checklist PRISMA melalui proses evaluasi terhadap kebutuhan pelaporan systematic review modern. Artikel ini menghasilkan checklist PRISMA 2020 yang terdiri dari 27 item, disertai panduan pelaporan abstrak dan flow diagram yang diperbarui.
Hasil utama artikel menunjukkan bahwa PRISMA 2020 memberikan arahan yang lebih lengkap dibanding versi sebelumnya. Pedoman ini membantu penulis menjelaskan proses identifikasi artikel, screening, eligibility, inclusion, serta cara melaporkan hasil systematic review secara lebih transparan.
Kekuatan utama artikel ini terletak pada kontribusinya yang sangat luas. PRISMA 2020 menjadi rujukan penting bagi penulis systematic review di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, sosial, manajemen, dan teknologi. Struktur checklist juga membuat artikel ini mudah digunakan sebagai panduan teknis.
Artikel ini juga memiliki batasan karena fokus utamanya adalah pelaporan systematic review, bukan panduan lengkap tentang cara melakukan systematic review dari awal. Pembaca tetap perlu menggunakan sumber tambahan untuk memahami strategi pencarian literatur, penilaian kualitas studi, dan teknik sintesis data.
Artikel ini sangat layak dijadikan rujukan utama bagi penulis yang sedang menyusun systematic review atau scoping review. Artikel ini membantu memastikan laporan kajian literatur ditulis secara rapi, transparan, dan sesuai standar akademik.
2. Contoh Review Artikel Understanding Digital Transformation
Judul Jurnal: Understanding Digital Transformation: A Review and a Research Agenda
Jurnal: The Journal of Strategic Information Systems
Volume dan Halaman: Vol. 28, No. 2, Halaman 118–144
Tahun: 2019
Penulis: Gregory Vial
Reviewer: Nama Reviewer
Tanggal Review: 15 Juni 2026
Artikel ini membahas konsep transformasi digital melalui kajian literatur. Rumusan masalah dalam artikel ini berangkat dari banyaknya pembahasan tentang transformasi digital yang masih tersebar, belum memiliki pemetaan yang utuh, dan sering digunakan dengan pengertian yang berbeda-beda.
Tujuan utama artikel ini adalah memahami transformasi digital secara lebih sistematis dan menyusun agenda penelitian lanjutan. Artikel ini mencoba menjawab bagaimana teknologi digital memengaruhi organisasi, strategi, struktur, proses, dan penciptaan nilai.
Metode yang digunakan adalah literature review. Penulis meninjau 282 karya ilmiah untuk membangun kerangka konseptual transformasi digital. Dari kajian tersebut, artikel menyusun beberapa komponen penting, seperti teknologi digital, disrupsi, respons strategis organisasi, perubahan struktural, hambatan organisasi, dan dampak terhadap penciptaan nilai.
Hasil artikel menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi baru. Transformasi digital melibatkan perubahan besar dalam cara organisasi bekerja, merespons pasar, mengelola sumber daya, dan menciptakan nilai. Artikel ini juga menekankan bahwa perubahan digital sering membutuhkan penyesuaian strategi dan struktur organisasi.
Kekuatan utama artikel ini terletak pada kerangka konseptualnya. Penulis tidak hanya merangkum literatur, tetapi juga menyusun peta pemahaman yang membantu pembaca melihat transformasi digital secara lebih utuh. Artikel ini relevan untuk penelitian di bidang manajemen, sistem informasi, strategi bisnis, dan inovasi organisasi.
Kelemahan artikel ini tidak menggunakan data empiris dari satu organisasi tertentu. Karena berbasis literature review, temuan yang disajikan lebih cocok digunakan sebagai landasan teori atau kerangka konseptual, bukan sebagai bukti lapangan langsung.
Artikel ini layak dijadikan rujukan untuk penelitian tentang transformasi digital. Artikel ini membantu peneliti memahami dasar konseptual, arah riset, dan isu penting dalam perubahan organisasi berbasis teknologi.
Contoh Review Jurnal di Techne
Judul Jurnal: Data Center Thermal and Energy Efficiency: Modeling Sensor Degradation, Control Latency, and Hotspot Probability During Workload Transitions
Jurnal: Techne: Journal of Engineering, Technology and Industrial Applications
Volume dan Halaman: Vol. 1 No. 4, Halaman 1–11
Tahun: 2025
Penulis: Jose Antonio Rivera
Reviewer: Nama Reviewer
Tanggal Review: 27 November 2025
Artikel ini membahas efisiensi termal dan energi pada data center, khususnya pada risiko hotspot saat terjadi perubahan beban kerja. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana degradasi sensor, keterlambatan kontrol, dan variabilitas beban kerja dapat memengaruhi keandalan sistem pendinginan data center.
Tujuan utama penelitian adalah mengembangkan kerangka engineering-oriented yang melihat sistem pendinginan data center sebagai sistem keputusan berbasis reliabilitas. Artikel ini juga bertujuan untuk membandingkan beberapa arsitektur operasional dalam mengurangi risiko hotspot dan menjaga efisiensi energi.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kuantitatif berbasis skenario. Artikel membandingkan empat arsitektur operasional, yaitu baseline threshold control, increased sensing without governance, model-predictive control with limited drift handling, dan governance-optimized two-tier architecture. Perbandingan ini dilakukan untuk melihat dampak sensor drift, control latency, dan workload transitions terhadap durasi hotspot, risiko tail event, serta intervensi energi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko durasi hotspot lebih banyak dipengaruhi oleh control latency dan sensor bias drift dibandingkan suhu rata-rata. Penambahan sensor dapat mengurangi ketidakpastian acak, tetapi juga bisa meningkatkan intervensi yang tidak perlu jika alarm tidak diatur dengan baik. Strategi two-tier governance mampu menurunkan risiko hotspot sambil tetap menjaga efisiensi energi.
Kekuatan utama artikel ini terletak pada fokus teknis yang jelas dan relevan dengan kebutuhan infrastruktur digital modern. Artikel tidak hanya membahas pendinginan data center secara umum, tetapi juga masuk pada isu sensor, latency, probabilitas hotspot, dan tata kelola kontrol. Hal ini membuat artikel bermanfaat bagi peneliti engineering, operator data center, dan praktisi teknologi industri.
Artikel ini juga memiliki kelemahan. Pembahasannya cukup teknis sehingga pembaca umum mungkin membutuhkan pemahaman awal tentang data center cooling, sensor drift, control architecture, dan reliability modeling. Karena berbasis skenario, penerapannya pada data center nyata tetap membutuhkan penyesuaian dengan kondisi operasional masing-masing.
Artikel ini layak dijadikan contoh review jurnal di bidang engineering dan applied technology. Artikel ini memiliki topik yang spesifik, metode yang terarah, dan kontribusi praktis untuk pengelolaan efisiensi energi serta keandalan sistem pendinginan data center.
Contoh Review Jurnal di EILT
Judul Jurnal: Politeness Strategies in EFL Classroom Interaction: Evidence from an Indonesian Islamic Junior High School
Jurnal: Educational Innovation and Learning Transformation
Volume dan Halaman: Vol. 2 No. 2, Halaman 1–10
Tahun: 2026
Penulis: Adam Ghivari dan Sujito
Reviewer: Nama Reviewer
Tanggal Review: 15 Juni 2026
Artikel ini membahas strategi kesantunan dalam interaksi kelas English as a Foreign Language atau EFL di sebuah madrasah tsanawiyah di Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana guru menggunakan strategi kesantunan dalam interaksi kelas dan bagaimana strategi tersebut mendukung proses pembelajaran bahasa Inggris.
Tujuan utama penelitian adalah mengidentifikasi bentuk strategi kesantunan yang digunakan guru, menganalisis fungsi pedagogisnya, dan melihat bagaimana strategi tersebut berperan dalam membangun interaksi kelas yang lebih suportif. Topik ini relevan karena komunikasi guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membentuk suasana belajar.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Berdasarkan laman EILT, artikel ini terbit pada Vol. 2 No. 2 tahun 2026 dengan halaman 1–10. EILT sendiri merupakan jurnal peer-reviewed yang diterbitkan oleh Kalam Practica Media dan berfokus pada inovasi pendidikan, transformasi pembelajaran, evidence-based pedagogy, teknologi pendidikan, serta praktik pembelajaran yang dapat diterapkan di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kesantunan berperan penting dalam interaksi kelas EFL. Strategi tersebut membantu guru menjaga hubungan dengan siswa, memberi instruksi dengan lebih halus, menyampaikan umpan balik, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman. Dalam konteks kelas bahasa, kesantunan juga membantu siswa merasa lebih aman untuk berpartisipasi.
Kekuatan utama artikel ini terletak pada konteks penelitian yang dekat dengan praktik pembelajaran. Artikel tidak hanya membahas teori kesantunan, tetapi juga menghubungkannya dengan interaksi guru-siswa di kelas. Hal ini membuat artikel relevan untuk guru bahasa Inggris, peneliti pendidikan, dan mahasiswa yang tertarik pada classroom discourse.
Kelemahan artikel ini adalah posisinya sebagai studi kasus, hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasi secara luas ke semua kelas EFL. Konteks sekolah, karakter guru, budaya kelas, dan latar belakang siswa dapat memengaruhi hasil penelitian. Tetapi keterbatasan ini wajar dalam penelitian kualitatif karena fokus utamanya adalah kedalaman pemahaman.
Artikel ini layak dijadikan contoh review jurnal pendidikan karena memiliki topik yang jelas, konteks yang kuat, dan kontribusi praktis untuk memahami peran komunikasi guru dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞WA/Telp: +62 821-1521-6307 (Editor)
📩 Email: [email protected]
🌐 Website: www.kalampractica.com
Referensi
- Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
- Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003
- Rivera, J. A. (2025). Data center thermal and energy efficiency: Modeling sensor degradation, control latency, and hotspot probability during workload transitions. Techne: Journal of Engineering, Technology and Industrial Applications, 1(4), 1–11.
- Ghivari, A., & Sujito. (2026). Politeness strategies in EFL classroom interaction: Evidence from an Indonesian Islamic junior high school. Educational Innovation and Learning Transformation, 2(2), 1–10.




